Gejala Depresi Pada Anak, Dewasa, Laki-Laki Dan Wanita

Depresi adalah gangguan kesehatan yang menyerang tubuh dan pikiran. Depresi juga disebut dengan istilah major depression, major depressive, dan clinical depression dan berdampak pada apa yang anda rasakan, pikirkan, dan sikap anda. Depresi sanggup mengakibatkan variasi emosional dan duduk kasus fisik. Anda mungkin mempunyai duduk kasus dalam melaksanakan acara sehari-hari dan depresi sanggup menciptakan anda merasa bila hidup tidak bernilai. Tidak jarang seorang penderita depresi menentukan untuk mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri.

 gangguan kesehatan yang menyerang tubuh dan pikiran Gejala Depresi Pada Anak, Dewasa, Pria dan Wanita
Lebih dari sekedar perasaan bersedih, depresi bukan sesuatu yang sanggup dengan gampang dihilangkan. Depresi yaitu diabetes atau tekanan darah tinggi. Banyak orang dengan depresi merasa lebih baik dengan pengobatan medis, konseling atau pengobatan lainnya.

Lalu apa perbedaan stres, frustrasi dan depresi? Meskipun hampir mirip, namun ketiganya berbeda. Kalau stress itu posisi ketika kita tertekan hingga terbawa kepada perasaan. Contoh bila kita ditargetkan kerja dalam tiga hari selesai, itu sanggup menciptakan kita stress. Sedangkan depresi itu yaitu sakit jiwa, dimana jiwa kita sudah tidak normal lagi. Contoh perasaan kita ingin bunuh diri, atau membunuh orang atau menyakiti siapapun atau tertawa dan duka tanpa sebab.

Gejala Depresi


Stress itu sebetulnya gerbang ke depresi. Jika stress sudah berlebihan maka jatuhnya depresi dan itu sangat berbahaya sekali. Stress cukup dengan tiba ke psikolog tetapi kalau sudah hingga depresi maka tingkatannya ke psikiater.

Gejala-gejala depresi antara lain:
  • Merasa sedih
  • Lekas murka atau putus asa walaupun pada hal yang kecil
  • Hilang ketertarikan atau kesenangan pada aktifitas normal
  • Mengurangi aktifitas hubungan intim
  • Insomnia ataupun terlalu banyak tidur
  • Berubahnya selera makan – seringkali masalah depresi mengurangi selera makan dan mengakibatkan hilangnya berat badan, tapi pada beberapa orang depresi mengakibatkan meningkatnya selera makan dan bertambahnya berat badan.
  • Rasa bergejolak atau gelisah
  • Lambat dalam berpikir, berbicara, atau bergerak
  • Ketidaktegasan, gampang teralihkan, dan berkurangnya konsentrasi
  • Lelah dan hilang energi – bahkan kiprah kecil membutuhkan perjuangan yang lebih
  • Perasaan tidak berharga atau bersalah dan terpaku pada kesalahan masa kemudian atau menyalahkan diri sendiri ketika sesuatu berjalan tidak benar
  • Bermasalah dalam berpikir, berkonsentrasi, menciptakan keputusan dan mengingat sesuatu
  • Sering berpikir kematian, penderitaan atau kejatuhan
  • Menangis untuk alasan yang tidak jelas
  • Memiliki duduk kasus fisik yang tidak terjelaskan menyerupai sakit punggung atau sakit kepala
  • Pada beberapa orang tanda-tanda depresi sering merasa duka atau tidak senang tanpa benar-benar tahu mengapa.
  • Akibat depresi pada setiap orang bervariasi satu sama lain. Garis keturunan, usia, gender dan latar belakang kultur semuanya mempunyai kiprah bagaimana depresi menimpa anda.

Gejala depresi pada anak dan remaja


  • Biasanya tanda-tanda depresi pada anak dan remaja berbeda dengan tanda-tanda depresi pada orang dewasa.
  • Pada anak yang lebih muda, tanda-tanda depresi berupa kesedihan, lekas marah, keputusasaan dan rasa khawatir.
  • Gejala pada remaja dan usia belasan yaitu gelisah, perasaan murka dan menghindari interaksi sosial.
  • Perubahan pikiran yaitu tanda depresi yang biasa terjadi pada remaja dan orang dewasa, tapi tidak biasa pada anak yang lebih muda.
  • Pada anak dan usia belasan depresi sering terjadi seiring duduk kasus sikap dan kondisi kesehatan mental lain menyerupai kegelisahan atau ADHD.

Gejala depresi pada orang dewasa


  • Ada orang cukup umur yang lebih renta depresi sanggup tidak terdiagnosis lantaran gejalanya – misalnya kelelahan, hilangnya nafsu makan, kesulitan tidur atau hilang ketertarikan pada hubungan intim – sanggup berarti disebabkan oleh penyakit lain.
  • Orang renta dengan depresi menyampaikan mereka tidak puas dengan hidup yang biasa, membosankan, tidak berdaya atau tidak berguna. Mereka selalu ingin berdiam dirumah, daripada pergi bersosialisasi atau mencoba sesuatu yang baru.
  • Pikiran atau perasaan ingin bunuh diri pada orang cukup umur menjadi tanda serius dari depresi yang tidak sanggup diambil tindakan ringan khususnya pada laki-laki. Pada semua orang dengan depresi, tetapi pria cukup umur mempunyai risiko tinggi untuk bunuh diri.

Penyebab & Faktor Risiko Depresi


Penyebab medis dari penyakit ini memang belum diketahui. Seperti halnya banyak penyakit mental, depresi ini muncul lantaran banyak faktor antara lain:
  • Perbedaan biologis. Orang dengan depresi akan muncul perubahan aktifitas pada otak.
  • Neurotransmitter. Secara alami muncul hubungan secara kimiawi pada suasana hati yang mempunyai kiprah pada depresi.
  • Harmon. Berubahnya keseimbangan hormon tubuh menjadi pemicu depresi. Perubahan hormon sanggup dihasilkan pada tiroid yang bermasalah, menopause dan beberapa kondisi lain.
  • Garis keturunan. Depresi muncul pada orang yang mempunyai anggota keluarga yang juga mengalami kondisi tersebut. Ilmuan sedang mencoba untuk menemukan gen apa yang mungkin terlibat dalam mengakibatkan depresi.
  • Kejadian hidup. Kejadian menyerupai kematian atau kehilangan orang yang dicintai, duduk kasus keuangan dan stress tinggi sanggup memicu depresi pada beberapa orang.
  • Trauma masa kecil. Kejadian traumatis pada ketika anak-anak, sanggup mampu mengakibatkan perubahan permanent pada otak yang menciptakan anda lebih rentan depresi.

Faktor risiko terkena depresi


Depresi secara khusus terjadi pada final usia 20-an akan tetapi bergotong-royong sanggup terjadi pada semua usia. Meskipun penyebab sempurna depresi tidak diketahui, ilmuan telah mengidentifikasi faktor tertentu yang meningkatkan risiko berkembangnya atau memicu munculnya depresi, yaitu:
  • Memiliki hubungan biologis dengan orang yang mempunyai depresi
  • Wanita lebih rentan terkena depresi dibanding laki-laki
  • Memiliki tragedi traumatis ketika anak-anak
  • Memiliki hubungan biologis dengan catatan pecandu alkohol
  • Memiliki anggota keluarga yang mengalami kejatuhan
  • Memiliki pengalaman tragedi hidup yang menawarkan tekanan, menyerupai kematian orang yang dicintai
  • Memiliki banyak teman atau hubungan personal
  • Memiliki suasana hati depresi ketika kecil
  • Memiliki penyakit serius, menyerupai kanker, serangan jantung, Alzheimer’s atau HIV/AIDS
  • Memiliki sifat tertentu, menyerupai rendahnya kepercayaan diri dan ketergantungan yang berlebih, mengkritik diri sendiri atau pesimistis
  • Penyalahguanan alkohol, nikotin atau obat-obatan terlarang
  • Mengambil pengobatan medis atas tekanan darah tinggi yang dimiliki, meminum obat tidur atau pengobatan medis tertentu lainnya (bicara pada dokter anda sebelum berhenti menjalani pengobatan medis tertentu yang anda pikir mengakibatkan berubahnya suasana hati anda)

Cara Mencegah Depresi


Tidak ada cara yang niscaya untuk mencegah depresi. Bagaimanapun juga anda sebaiknya mengambil langkah untuk mengontrol stress, untuk meningkatkan ketahanan tubuh anda dan untuk memacu rendahnya kepercayaan diri. Persahabatan dan proteksi sosial khususnya pada waktu krisis akan sanggup membantu anda.

Sebagai tambahan, pengobatan yang dilakukan pada tanda-tanda awal sanggup membantu mencegah depresi menjadi lebih buruk. Perawatan jangka panjang juga membantu mencegah kembuhnya gejala depresi.
Tag : Depresi, Gejala
0 Komentar untuk "Gejala Depresi Pada Anak, Dewasa, Laki-Laki Dan Wanita"

Back To Top